Showing posts with label inspirasi kerja. Show all posts
Showing posts with label inspirasi kerja. Show all posts

Thursday, June 13, 2013

25 Tips dalam menjawab pertanyan tersulit saat wawancara kerja

Sudah bukan rahasia lagi kalau interview atau wawancara pekerjaan merupakan hal paling kritikal untuk mendapatkan pekerjaan yang Anda inginkan. Karena itu, tentu Anda tahu bahwa Anda harus mempersiapkan diri Anda seprima mungkin, baik fisik dan mental. Ketok kali ini akan memberi Anda tips untuk menghadapi delapan belas pertanyaan yang paling umum dan tersulit dalam sebuah wawancara pekerjaan. 

1. Beritahukan kami tentang diri Anda?
Biasanya ini merupakan pertanyaan pembuka, karena itu jangan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menjawabnya. Berikan jawaban yang menjawab empat subjek: tahun-tahun terakhir, pendidikan, sejarah kerja, dan pengalaman karir terakhir.
2. Apa yang Anda ketahui tentang kami?
Ketika pertanyaan ini dikeluarkan, anda diharapkan mampu mendiskusikan produk atau pelayanan, pendapatan, reputasi, pandangan masyarakat, trget, permasalahan, gaya managemen, orang-orang di dalamnya, sejarah, dan filosofi perusahaan. Berikan jawaban yang memberitahu pewawancara bahwa Anda meluangkan waktu mencari tahu tentang perusahaan tersebut, namun jangan beraksi seperti Anda tahu segalanya tentang perusahaan tersebut, tunjukan keinginan mempelajari lebih banyak tentang perusahaan tersebut, dan jangan memberikan jawaban negatif seperti “Saya tahu perusahaan anda mengalami problema-problema, itu alasan saya disini”. Tekankan keunggulan perusahaan dan minat Anda terhadap hal tersebut.
3. Apa yang dapat Anda berikan pada kami (yang orang lain tidak bisa beri)?
Sebutkan prestasi-prestasi dan jenjang karir yang Anda telah capai. Sebutkan kemampuan dan hal-hal yang menarik perhatian Anda, gabungkan dengan sejarah Anda mencapai hal-hal itu. Sebutkan kemampuan Anda menentukan prioritas, mengidentifikasi masalah, dan
4. Apa yang paling menarik menurut Anda dari pekerjaan ini? Dan apa yang paling tidak menarik?
Sebutkan tiga sampai empat faktor menarik dari pekerjaan yang anda hendak ambil dan satu hal kecil sebagai faktor yang kurang menarik.
5. Mengapa kami harus merekrut Anda?
Pertanyaan ini saam seperti pertanyaan nomor empat, sebutkan saja kemampuan-kemampuan Anda yang mampu mendukung perusahaan tersebut.
6. Apa yang Anda cari di dalam sebuah pekerjaan?
Berikan jawaban yang berkisar pada oportunitas di dalam organisasi. Beritahukan pewawancara kalau Anda ingin memberikan kontribusi dan dikenali. Hindari jawaban yang mempersoalkan kestabilan keuangan pribadi.
7. Menurut Anda, apa definisi dari posisi yang Anda inginkan?
Berikan jawaban yang singkat dan berkisar tentang tugas dan kewajiban. Pastikan Anda mengerti posisi tersebut sebelum Anda hendak menjawab.
8. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk memberikan kontribusi berarti bagi kami?
Beri jawaban yang realistik. Beritahukan pewawancara bahwa walaupun Anda akan berusaha mengatasi segala harapan dan tantangan dari hari pertama, Anda membutuhkan sekitar enam bulan untuk benar-benar mengerti organisasi perusahaan dan kebutuhannya.
9. Berapa lama Anda akan bersama kami?
Beritahukan pewawancara bahwa Anda tertarik berkarir bersama perusahaan tersebut namun Anda ingin tetap tertantang untuk mencapai target bersama.
10. Dari resume Anda, kami rasa Anda terlalu berpengalaman untuk posisi ini. Bagaimana pendapat Anda?
Ini pertanyaan jebakan. Anda diharapkan untuk tetap rendah hati namun percaya diri dengan kemampuan Anda. Cara terbaik menanganinya adalah menjawab bahwa Anda butuh mengenal perusahaan lebih jauh sebelum dapat dengan efisien bekerja di tingkat yang lebih tinggi.
11. Kenapa Anda meninggalkan pekerjaan Anda yang sebelumnya?
Anda sebaiknya menjawab pertanyaan ini dengan jujur namun singkat dan jelas termasuk jika hal tersebut karena Anda dipecat. Namun yang perlu diperhatikan, Anda sebaiknya jangan menyebutkan konflik pribadi. Perlu Anda perhitungkan bahwa pewawancara mungkin akan bertanya banyak soal masalah ini, jangan sampai Anda terbawa emosi.
12. Apa yang Anda rasakan ketika harus meninggalkan pekerjaan Anda?
Beritahu pewawancara bahwa Anda merasa khawatir namun jangan terkesan panik. Katakan bahwa Anda siap menerima segala resiko demi mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk Anda. Jangan menunjukan bahwa Anda lebih mementingkan kestabilan keuangan.
13. Pada pekerjaan Anda sebelumnya, apa yang berkenan dengan Anda? Dan apa yang tidak berkenan?
Berhati-hatilah dalam menjawab pertanyaan ini dan kemukakan hal-hal positif. Deskripsikan lebih banyak hal yang Anda sukai daripada yang Anda tidak sukai. Jangan menyebutkan masalah pribadi. Jika Anda membuat pekerjaan sebelumnya terkesan buruk, pewawancara akan bertanya-tanya mengapa Anda berada disana. Hal ini jelas mengurangi profesionalisme Anda.
14. Apa pendapat Anda tentang bos Anda sebelumnya?
Ini juga pertanyaan yang harus Anda jawab dengan hati-hati. Sebisa mungkin jawablah pertanyaan ini dengan positif karena calon bos Anda akan merasa Anda akan membicarakan hal-hal buruk tentang dia seperti apa yang telah Anda lakukan terhadap bos yang terdahulu.
15. Mengapa Anda tidak mendapatkan pekerjaan yang lebih baik di usia Anda?
Lagi-lagi ini bisa menjadi pertanyaan jebakan. Beritahukan pewawancara bahwa inilah alasan Anda mencari lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Jangan bersikap defensif.
16. Berapa gaji yang Anda minta?
Ini pertanyaan yang mengiurkan, namun pastikan Anda menyebutkan angka kisaran yang Anda yakin merupakan gaji yang pantas atau bertanya pada pewawancara berapa kisaran pada pekerjaan sejenis. Jika Anda diberi pertanyaan ini dari awal wawancara, sebaiknya Anda mengelaknya dengan mengatakan Anda ingin tahu seberapa banyak tanggung jawab yang akan Anda pegang di perusahaan tersebut. Tekankan bahwa Anda lebih mementingkan pekerjaannya namun jangan menjual standar Anda.
17. Apa target jangka panjang Anda?
Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda lagi-lagi diharuskan meneliti perusahaan tersebut dan mengetahui rencana dan/atau target mereka lalu memberikan jawaban yang singkron dengan milik perusahaan.
18. Seberapa sukses yang Anda rasa telah capai?
Berikan jawaban yang positif dan percaya diri, namun jangan memberikan jawaban yang berlebih. Jangan membuat pewawancara merasa Anda seorang yang suka membesar-besarkan sesuatu.
19. Apa kelebihan dan kelemahan Anda?
Pertanyaan berikut ini seringkali ditanyakan pada saat wawancara kerja, tujuannya adalah untuk mengetahui apa yang menjadi kekuatan dan kelemahan Anda. Jika pihak HRD memberikan pertanyaaan seperti ini, maka Anda harus menjawabnya secara diplomatis seperti “Saya mampu bekerja secara mandiri maupun secara team karena saya yakin ada saatnya kita harus mampu bekerja secara mandiri dan ada saatnya kita harus bekerja dalam team karena untuk membuat suatu pekerjaan yang baik tentu saja membutuhkan pengetahuan dan kemampuan dari setiap individual yang terlibat.” atau “Saya sedikit kurang percaya diri bila harus berbicara didepan orang banyak, tetapi saya sedang berusaha untuk mengatasi hal ini karena ini berhubungan dengan karir saya.”.
20. Apakah Anda bersedia untuk bekerja lembur bila diperlukan?Pertanyaan ini diajukan untuk mengetes apakah Anda bersedia berkorban demi perusahaan atau tidak dan bila Anda diajukan pertanyaan seperti ini oleh pihak HRD, maka Anda harus menjawab “Ya, saya bersedia” sebagai tanda bahwa Anda siap melakukan apapun untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.
21. Berikan alasan mengapa perusahaan ini harus menerima Anda?
 
Seperti yang sudah saya informasikan sebelumnya, bahwa Anda harus mengetahui bidang industri perusahaan yang mengundang Anda wawancara kerja karena selain untuk meningkatkan pengetahuan Anda mengenai latar belakang perusahaan tersebut, Anda juga dapat menghadapi pertanyaan yang diajukan dengan memberikan jawaban yang berhubungan dengan kemampuan Anda dan kontribusi apa yang dapat Anda berikan terhadap perusahaan tersebut. 
22. Ceritakan pengalaman kerja Anda. 
Ceritakan semua proyek atau pekerjaan penting yang pernah Anda tangani sebelumnya dengan bahasa yang umum digunakan dan sebisa mungkin hindari bahasa – bahasa yang bersifat teknis (kecuali pewawancara adalah user atau calon atasan atau orang teknis). Ini merupakan tahap dimana Anda harus “menjual” diri Anda, oleh karena itu ceritakan pengalaman kerja Anda dengan penuh rasa percaya diri dan hasrat yang menggebu – gebu sehingga pihak HRD tahu betul bahwa Anda memang menguasai atau mampu menangani pekerjaan tersebut dengan baik. 
23. Apakah Anda memiliki pertanyaan? 
gunakan kesempatan ini untuk menanyakan informasi yang ingin Anda ketahui mengenai perusahaan tersebut, berikan pertanyaan untuk meciptakan kesan ketertarikan sekaligus membangun hubungan interaksi yang baik dengan pihak HRD. Hal ini cukup penting sebab jika Anda memiliki kemampuan komunikasi yang baik maka peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan tersebut akan semakin besar. 
24. Apakah anda menganggap diri anda sukses?
Selalu jawab "Iya" dan antusias untuk pertanyaan ini. Jelaskan keberhasilan yang telah anda capai dalam hidup ini terutama dalam hal karir.

Tips Meningkatkan Prestasi dalam jabatan.

Penilaian merupakan suatu proses sistematis yang mengandung pengumpulan informasi, menganalisis, dan mengimplementasikan informasi tersebut untuk membuat keputusan-keputusan. Sedangkan prestasi kerja merupakan capaian yang diperoleh dari hasil kerja dari dalam waktu tertentu. Definisi tersebut menekankan pada hasil yang dapat diperoleh dari sebuah pekerjaan sebagai kontribusi seseorang terhadap perusahaan.
Penilaian prestasi kerja secara umum perlu dilakukan dalam periode waktu tertentu untuk memberikan gambaran kepada manajemen tentang perkembangan hasil pelaksanaan kerja tiap karyawan. Berikut ini kegunaan penilaian prestasi kerja secara lebih detail.

Pertama, untuk Perbaikan Prestasi Kerja. Peningkatan dari sisi kualitas dan kuantitas setiap pekerjaan mutlak diperlukan oleh semua perusahaan. Dan akan ditingkatkan secara terus menerus sesuai tingkat efisiensi dan efektifitasnya sebuah pekerjaan. Untuk perbaikan prestasi kerja ini membutuhkan umpan balik pelaksaan kerja yang memungkinkan pihak manajemen mengetahui peningkatan prestasi kerja karyawannya.

Kedua, untuk Penyesuaian Kompetensi. Hasil dari prestasi kerja perlu diberikan suatu kompensasi Penilaian prestasi kerja ini membantu pihak manajemen menentukan kenaikan upah, pemberian bonus prestasi dan bentuk kompensasi lainnya.

Ketiga, untuk Penyesuaian Penempatan. Menduduki jabatan tertentu membutuhkan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan ditempatkan pada posisi jabatan tersebut. Promosi level jabatan berguna sebagai bentuk kerja yang telah diilakukan dalam periode waktu yang sebelumnya. Hal ini memberikan jaminan terhadap keputusan penempatan internal yang diambil tanpa diskriminasi terhadap obyek tertentu.

Keempat, untuk Kebutuhan Latihan dan Pengembangan. Kemampuan Sumber Daya Manusia merupakan asset yang sangat berharga. Peningkatan kemampuan SDM mutlak diperlukan untuk menjawab tantangan perusahaan di masa mendatang . Melalui penilaian prestasi kerja maka kita dapat mengetahui dan mengelompokkan tingkatan kemampuan karyawan sehingga dapat memilih dengan tepat siapa saja yang perlu akan kebutuhan mengikuti pelatihan. Dan prestasi kerja yang lebih baik perlu kebutuhan pengembangan lebih lanjut.

Kelima, untuk mengetahui Ketidakakuratan Sistem Penilaian Prestasi Kerja di suatu unit tertentu yang jelas, mungkin menunjukkan ketidakakuratan penerapan system kerja yang berlaku di unit tersebut. Hal tersebut dapat menjadi masukan bagi perusahaan untuk memperbaiki system lengkap dengan komponen-komponen yang terkait didalamnya.
Inti dari kegiatan tersebut di atas adalah untuk memperoleh informasi yang tepat sebagai bahan pertimbangan perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih baik lagi bagi perkembangan perusahaan. Sukses bagi anda yang telah bekerja, tunjukkan prestasi kerjamu di setiap saat dan kesempatan yang ada.

Hilangkan Sikap Penghambat Karir

Dalam dunia kerja, kita dituntut senantiasa meningkatkan performa kerja demi kemajuan dan peningkatan jenjang karir. Namun banyak dari kita yang secara sadar aau tidak, justru menerapkan sikap-sikap yang justru menghambat kemajuan karir Anda? Simak, dan segera buang jauh agar tidak jadi batu sandungan delam karir Anda.

♦ Enggan Meningkatkan Skill
Seiring berjalannya waktu dan perkembangan ilmu pengetahuan di segala bidang, perubahan skill yang dibutuhkan dalam menunjang pekerjaan tidak lagi dapat dihindari.  Banyak bidang-bidang keahlian yang berkembang menjadi lebih maju dan komplek. Apabila kita enggan belajar dan meningkatkan keahlian, maka bisa jadi keahlian kita sudah tidak menunjang tuntutan pekerjaan.

♦ Pesimis
Selalu ragu dan bimbang dengan kemampuan diri saat menjalani karir. Orang yang selalu pesimis menjadi tidak berani mengambil resiko dan mudah putus asa setiao menghadapi rintangan. Hal ini mebuat orang itu tidak percaya diri setiao kali ingin melakukan sesuatu yang lebih buat kemjuan karirnya.

♦Malas Bekerja Keras
Jalan utama memajukan karir adalah dengan bekerja keras dan bekerja cerdas. Menjalani pekerjaan dengan penuh antusis dan mengerahkan segala potensi yang kita miliki pasti akan menampakkan hasil yang positif daripada bekerja dengan setengah hati.

♦Mudah Putus Asa
Kita pasti akan dihadapkan banyak tantangan dan hambatan dalam mengejar kemajuan karir. Sejatinya apabila kita pahami.Adapeluang di setiap hambatan yang kita alami, hanya kita harus lebih jeli dalam menangkap peluang tersebut. Buang jauh-jauh sifat gampang putus asa, karena kita menjaga untuk tetap berusaha mengatasi hambatan, dan bukan justrus diam atau mundur karena sudah merasa kalah.

♦Mudah Tertekan
Dalam dunia kerja kita tidak bisa menghindari tugas-tugas yang harus segera dirampungkan. Terkadang tugas-tugas tersebut datang silih berganti, setumpuk tugas selesai datang lagi setumpuk tugas yang lain lagi. Anda harus bisa memanage perasaan ketika mendapat banyak tanggung jawab. Jangan mudah merasa tertekan atau tidak dapat menyelasaikan dengan baik. Perasaan tertekan inilah yang akan mengacaukan pikiran kita dan menyingkirakan potensi yang sebenarnya kita miliki

Saat Semangat Kerja Mengendur

Semangat kerja sangat dibutuhkan dalam menjalankan rutinitas pekerjaan yang hanya bisa dijalankan dengan mencurahkan segenap tenaga dan pikiran. Terutama saat beban pekerjaan menumpuk, semangat kerja dapat dijadikan motor penggerak diri dalam menyelesaikan semua tanggung jawab kerja. Saat semangat kerja dapat diciptakan dalam diri, beban kerja seberat apapun akan dapat terselesaikan. Namun tidak mudah menciptakan semangat kerja dalam diri. Apalagi saat suasana hati sedang tidak kondosif  karenatengah mengalami masalah, pikiran pasti terfokus pada masalah tersebut. Akhirnyaanda tidak dapat memusatkan pikiran pada pekerjaan hingga membuatnya terbengkalai. Kalau sudah begini, imbasnya adalah buruknya kinerja dan masa depan karir bisa terancam. Sebagai seorang profesional, Anda harus bisa mengatasi masalah-masalah tersebut. Karenanya seorang profesional dituntut dapat memanage masalah pribadi dan pekerjaan. Anda dapat melakukan beberapa hal ini untuk menciptakan semangat kerja setiap hari saat diri seolah kehilangan kekuatan untuk menjalani aktifitas kerja.

Semangat kerja dapat diciptakan saat tubuh dalam kondisi bugar. Sebab, ketika tubuh mengalami kelelahan, Anda pasti tidak mempunyai energi yang cukup untuk melakukan aktifitas  pekerjaan. Secara otomatis, semangat untuk menyelesaikan beban pekerjaan akan memudar. Jadi, jaga kondisi fisik Anda agar tetap sehat dan bugar. Konsumsi makanan sehat bergizi, usahakan rutin untuk berolahraga, serta jangan paksakan tubuh yang mengalami kelelahan untuk terus bekerja. Berilah tubuh kesempatan istirahat yang cukupguna mengembalikan kebugaran. Anda harus bisa mengatur waktu tidur tidak kurang selama 6 jam pada malam hari sehingga keesokan harinya anda merasa segar dan semangat dalam bekerja dapat anda ciptakan.

Ciptakan lingkungan kerja kondusif  yang hanya akan tercipta saat hubungan dengan atasan dan rekan kerja berjalan baik. Ketika Anda dapat menciptakan hal tersebut, maka Anda akan merasa nyaman ketika menjalani pekerjaan di kantor. Rasa nyaman ini dapat memicu semangat kerja yang pada akhirnya berdampak pada performa dan prestasi kerja yang prima.

Yang terpenting untuk Anda pahami adalah bahwa kecintaan terhadap pekerjaan merupakan faktor utama pemicu semangat dalam bekerja. Tatkala Anda bisa menanamkan rasa cinta terhadap pekerjaan, maka rutinitas kerja sepadat apapun  tidak akan membebani Anda. Anda akan selalu melakukan pekerjaan dengan senang hati  sekalipun berat.

Jangan lupa untuk selalu mengupayakan keseimbangan hidup. Atur waktu yang tepat antara mengerjakan tanggung jawab kerja dan melakukan aktifitas yang lain. Anda jangan hanya terfokus pada pekerjaan karena banyak tanggung jawab yang harus Anda emban, termasuk tanggung jawab dalam menjalani fungsi dalam keluarga. Selain itu, luangkanlah waktu untuk mengerjakan hal-hal yang menjadi minat Anda. Hal ini dapat membuat pikiran Anda senang dan fresh. Sehingga semangat Anda yang mulai kendur karena stress pekerjaan dapat muncul kembali.

Wednesday, June 12, 2013

Trik khusus meningkatkan percaya diri sendiri

Percaya Diri
Jadi dibawah ini saya mencoba mensharingkan kepada anda beberapa tips yang dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat :


1. Tersenyum

Tersenyum merupakan tips 1 detik jika anda merasa gugup dan tidak percaya diri. Anda tidak hanya tersenyum jika anda merasa senang dan percaya diri, sebaliknya anda bisa tersenyum untuk membuat diri anda merasa lebih baik. Tersenyum berhubungan erat dengan perasaan positif sehingga hampir tidak mungkin anda merasa tidak enak ketika anda tersenyum.

Tersenyum lebih dari sekedar menunjukkan ekspresi pada wajah anda. Tersenyum melepaskan hormon endorphin yang membuat anda merasa lebih baik, meningkatkan sirkulasi darah di wajah anda, membuat anda merasa nyaman dengan diri anda sendiri dan tentunya dapat meningkatkan rasa percaya diri anda. Anda juga akan tampak lebih percaya diri di hadapan orang lain ketika anda tersenyum.


2. Tatap Mata Lawan Bicara Anda

Sama halnya dengan tersenyum, tataplah mata semua orang di dalam ruangan. Berikan senyum anda dan dapat dipastikan mereka akan membalas senyuman anda; dan senyum yang diberikan orang lain dapat meningkatkan rasa percaya diri anda dengan cepat. Sama halnya dengan tersenyum, kontak mata menunjukkan bahwa anda percaya diri. Menatap sepatu anda atau meja mendorong perasaan anda menjadi ragu-ragu dan malu. Tips ini sangat berguna untuk situasi kerja; buatlah kontak mata dengan orang yang mewawancarai anda, atau orang-orang yang menghadiri presentasi anda.

“Kontak mata membantu anda untuk menghilangkan rasa takut jika anda sedang berbicara di depan umum dan semakin mendekatkan anda dengan lawan bicara anda. Stress merupakan perasaan yang datang dari sesuatu yang asing dan tidak dapat dikendalikan. Kontak mata memberikan pembicara gambaran dari kenyataan yang tidak lain adalah lawan bicara itu sendiri. Kontak mata juga membantu menarik minat lawan bicara anda.” (Confident Eye Contact, Unlimited Confidence)


3. Ubahlah Suara Dalam Diri Anda

Kebanyakan dari kita memiliki suara dalam diri yang mengatakan bahwa kita bodoh, tidak cukup mampu, terlalu gendut, kurus, berisik, pendiam, dll. Kemampuan merubah suara di dalam diri anda merupakan kunci untuk memperoleh kepercayaan diri dari dalam. Buat suara dalam diri anda menjadi teman pendukung yang paling mengenal anda dan mengetahui bakat anda, serta menginginkan anda untuk mencapai yang terbaik.


4. Lupakan Standar Yang Ditetapkan Orang Lain

Terlepas dari situasi yang membuat anda mengalami krisis percaya diri, anda bisa membantu diri anda sendiri dengan berpegang pada standar yang anda miliki. Orang lain memiliki nilai yang berbeda dengan anda, dan sekeras apa pun anda mencoba, anda tidak pernah bisa memuaskan semua orang setiap saat. Jangan khawatir jika orang-orang menyebut anda gendut, kurus, pemalas, membosankan, pelit, konyol, dll.. Bertahanlah pada standar yang anda miliki, bukan pada standar yang dimiliki orang lain. Ingatlah nilai-nilai dan standar-standar yang dimiliki umumnya berbeda dalam masyarakat; anda tidak harus menerima nilai dan standar tersebut hanya karena orang-orang di sekitar anda menerimanya.


5. Tampillah Serapih Mungkin

Meskipun anda hanya memiliki sedikit waktu, pergilah ke kamar mandi untuk memastikan anda tampil rapih. Sisirlah rambut anda, cucilah muka anda, perbaiki riasan wajah anda, luruskan kerah anda, pastikan tidak ada sisa makanan pada gigi anda. Semua hal ini dapat membuat perbedaan antara rasa percaya diri terhadap penampilan anda dan rasa takut anda terhadap penampilan anda.

”Sempurnakan penampilan fisik anda; sudah merupakan fakta bahwa penampilan seseorang memainkan peranan penting dalam membangun rasa percaya diri. Meskipun kita tahu apa yang kita miliki dalam diri kitalah yang penting, penampilan fisik anda menentukan impresi orang terhadap diri anda.” (Building Blocks to Self-Confidence, Complete Wellbeing)


6. Berdoalah Atau Bermeditasi Sejenak

Jika anda percaya pada Yang Maha Kuasa, mengucapkan doa bisa meningkatkan rasa percaya diri anda (anda juga bisa melakukan meditasi selain berdoa). Langkah ini membantu anda untuk mundur sesaat dari situasi yang serba cepat dan mencari bantuan dari Yang Maha Kuasa. Berikut adalah sebuah contoh doa, namun anda bisa menulis hal serupa yang sesuai dengan agama atau kepercayaan anda:

“Ya Tuhan, terima kasih karena Kau telah mencintai dan menerimaku apa adanya.. bantulah aku untuk melakukan hal yang sama.. dan bantulah aku untuk tumbuh menjadi sesuai dengan kehendakMu sehingga rasa percaya diriku akan bertambah; semuanya demi keagungan namaMu dan bukan namaku. Terima kasih karena Engkau telah mendengarkan dan menjawab doaku. Amin.” (Daily Encounter, Strengthen Your Self-Confidence, Acts International)


7. Reka Ulang

Jika sesuatu terjadi diluar dugaan anda, hal ini cukup mudah menggoyahkan rasa percaya diri anda. Mungkin anda menumpahkan minuman anda, terlambat hadir di sebuah pertemuan penting karena macet, atau seseorang yang ingin anda ajak bicara memberikan tanggapan dingin. Cobalah untuk “mereka ulang” situasi tersebut dan tempatkan pada situasi yang lebih positif. Seringkali suatu kejadian menjadi negatif karena persepsi kita sendiri.


8. Tentukan Langkah Anda Selanjutnya

Jika anda tidak yakin dengan apa yang harus anda lakukan, temukan satu langkah sederhana yang bisa membantu anda untuk terus maju. Hal ini mungkin saja bisa dilakukan dengan melakukan kontak mata pada sebuah pesta, memperkenalkan diri anda pada orang asing, memecahkan kebekuan dalam sebuah rapat, atau menanyakan orang yang mewawancarai anda untuk menunjukkan pengetahuan anda terhadap industri dan perusahaan mereka.

Mulailah bertindak meskipun anda tidak memiliki gambaran yang jelas mengenai apa yang seharusnya anda lakukan. Bergeraklah menuju sasaran anda. Koreksi diri anda di lain kesempatan.


9. Bicaralah Perlahan

Sebuah tips sederhana agar anda terlihat atau menjadi lebih percaya diri adalah dengan bicara perlahan. Jika anda bicara terlalu cepat, anda akan merasa tidak enak karena anda sadar anda bicara terlalu cepat. Bicara perlahan memberi anda kesempatan untuk memikirkan apa yang anda akan katakan selanjutnya. Jika anda sedang berbicara atau melakukan presentasi, berhentilah sesaat pada akhir sebuah frase atau kalimat untuk membantu orang lain mencerna apa yang anda katakan.

Berbicara perlahan menunjukkan kepercayaan diri seseorang. Seseorang yang merasa tidak layak didengarkan akan berbicara dengan cepat, karena ia tidak mau membuat orang lain menunggu hal-hal yang tidak layak didengarkan.


10. Ikut Ambil Bagian

Pernahkah anda duduk seharian di dalam kelas atau di sebuah rapat tanpa mengucapkan satu patah kata pun? Pernahkah anda pergi bersama teman-teman anda di malam hari dimana teman-teman anda berbincang dengan gembira sementara anda hanya duduk dan menatap minuman anda? Kemungkinan yang terjadi adalah anda merasa tidak terlalu percaya diri pada saat itu – dan mungkin saja anda akan merasa lebih tidak enak sesudah malam tersebut. Apapun situasi anda, berusahalah untuk ikut ambil bagian. Meskipun anda merasa tidak banyak yang bisa anda katakan, pikiran dan perspektif anda sangat berharga bagi orang-orang di sekitar anda.

Dengan mencoba untuk berbicara setidaknya satu kali dalam setiap diskusi kelompok, anda akan menjadi pembicara yang lebih baik, lebih percaya diri mengutarakan pikiran anda, dan dikenal sebagai seorang pemimpin oleh rekan-rekan anda. 
NB: Bagi rekan-rekan sekalian semoga sukses ya, unutk meningkatkan kepercayaan diri kalian dalam segala hal. God bless u

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Alex Greencamp | Bloggerized by Jogermon - inspirasi-by-joger.blogspot | SharePoint Demo